Apa yang Dimaksud Dengan Air Tanah?

Apa yang Dimaksud Dengan Air Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaat

 

Apa yang Dimaksud Dengan Air Tanah

Apa yang dimaksud dengan air tanah? Pertanyaan ini masih menjadi polemik bagi sebagian orang, karena masih saja ada yang belum dapat membedakannya dengan air permukaan.

Meski sumbernya terlihat sama, ternyata keberadaan air permukaan dan tanah itu berbeda. Air permukaan ialah sumber air yang berada di atas tanah, baik dalam keadaan mengalir atau diam.

Apa yang Dimaksud Dengan Air Tanah Menurut Para Ahli?

Jika air sungai, danau, dan sejenisnya termasuk kategori air permukaan, lantas apa yang dimaksud dengan air tanah?

Menurut Undang-undang yang mengatur tentang Sumber Daya Air, air tanah ialah air yang berada di lapisan bebatuan bawah tanah. Hal tersebut sedikit berbeda dengan pendapat para ahli:

  1. Bower 1978, air tanah ialah sejumlah air di bawah permukaan tanah yang dapat dikumpulkan melalui sistem drainase, terowongan, maupun sumur-sumur.

Pengertian tersebut juga dapat diartikan sebagai aliran alami air yang mengalir ke bawah permukaan bumi melalui suatu pancaran atau rembesan.

  1. Soemarto 1989, air tanah ialah air yang mendiami rongga-rongga pada lapisan geologi. Lapisan yang berada di bawah permukaan tanah disebut lajur jenuh atau saturated zone.

Di atasnya, ada lajur tak jenuh dengan rongga-ronga berisi air dan udara yang mengalir hingga ke permukaan tanah.

  1. Untuk menjawab pertanyaan apa yang dimaksud dengan air tanah, Asdak 2002 memiliki pendapat sendiri. Menurutnya, air tanah ialah aliran air hujan yang mengalir di bawah permukaan tanah.

Aliran tersebut terjadi, akibat adanya gaya gravitasi, perbedaan potensi kelembapan tanah, serta struktur pelapisan geologi. Aliran inilah yang menjadi dasar pembentukan air tanah.

Proses Terbentuknya Air Tanah

Proses pembentukan air tanah sangat berkaitan dengan siklus hidrologi, yakni siklus yang biasa terjadi pada lingkungan perairan. Proses tersebut seperti bentuk lingkaran penuh yang akan terus berjalan dan berulang.

Pada titik tertentu, atmosfer akan membentuk awan yang berpotensi menurunkan air hujan. Sebagian besar air tersebut mengalir di atas permukaan tanah, lalu masuk ke sungai, rawa, atau danau (air permukaan).

Namun, ada juga yang meresap ke bumi, lalu masuk ke zona jenuh dan menjadi air tanah. Air tersebut akan mengalami proses penguapan atau evaporasi, baik secara langsung maupun melalui tumbuhan.

Alur tersebut sesuai dengan penjabaran mengenai pertanyaan apa yang dimaksud dengan air tanah dari beberapa ahli, bukan?

Jenis dan Manfaat Air Tanah

Berdasarkan siklus singkat hidrologi di atas, maka air tanah dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni

  • Air tanah dalam atau artesis, yakni air yang terdapat di sela-sela batuan kedap air serta lapisan akuifer. Misal, sumur artesis.
  • Air tanah dangkal atau freatik, yakni air yang terletak di atas lapisan impemeable yang kedap air. Jenis air tanah ini sangat dekat dengan lapisan tanah, sehingga memiliki banyak manfaat.

Peranan Penting Air Tanah Bagi Kehidupan

Baik artesis maupun freatik, air tanah tetap memegang peranan penting di dalam kehidupan, seperti:

  1. Mendukung proses fotosintesis, yakni pembentukan makanan dan energi yang terjadi pada tumbuhan.
  2. Pembuatan sumur bor, baik untuk keperluan rumah tangga maupun irigasi sawah yang letaknya jauh dari sumber air.
  3. Sebagai sumber penelitian terkait sistem hidrologi, biota, dan lain sebagainya.
  4. Air tanah yang terdapat pada gua-gua dapat dimanfaatkan sebagai obyek wisata.
  5. Pada beberapa industri, air tanah dapat mendukung proses produksi, seperti pencelupan kain pada pabrik tekstil.
  6. Sebagai sumber pembangkit listrik mandiri yang memanfaatkan aliran air bawah tanah, seperti yang ada di wilayah karst, Gombong Selatan.

Dari sederet manfaat di atas, penting untuk tidak sekadar mempelajari apa yang dimaksud dengan air tanah. Namun, pastikan proses pemanfaatan tersebut tidak merusak kadar dan kualitas air tanah.

 

Leave a Comment